Header Ads

Startup Membangun AI Untuk Mengurus Semua Urusan Akuntansi Secara Otomatis



The AI: Edisi akuntansi



[caption id="attachment_503" align="alignnone" width="1280"]tax-pl Ilustrasi[/caption]

Bersiaplah robot yang akan mengambil pekerjaanmu. Di era digital ini apa yang tidak dapat menggeser pemain lamanya. Seperti surat yang sekarang dengan mudahnya menggunakan IM ataupun email (dan menggeser pekerjaan burung merpati). Dan edisi kali ini robot yang akan mengambil pekerjaan:Akuntan. Dikembangkan oleh startup yang dijalani oleh Uli Erxleben, Janosch Novak dan Stefan Korsch ini menemukan ide tentang mengurus dunia akuntansi menjadi lebih mudah dan yang mengurus adalah, AI. Yaitu Smacc, dimana startup ini menggunakan akuntansi otomatis, mendapatkan investasi sebesar USD$3.5 juta untuk putaran Seri A, dari perusahaan Cherry Ventures, Rocket Internet, Dieter von Holtzbrink Ventures, Grazia Equity dan dari segi kalangan bisnis lainnya. Yang kemungkinan besar akan menggeser para akuntan.

Smacc menawarkan platform ini untuk usaha kecil dan menengah untuk mengurus secara otomatis segala proses akuntansi dan finansial secara digital dan juga untuk melacak invoice, penjualan, biaya, dan lain sebagainya. Butuh waktu untuk mempelajarinya dari waktu ke waktu, yang nantinya akan menjadi lebih baik dan progresif dalam melakukan persetujuan secara otomatis dengan data pelanggan.

Dilansir dari laporan TechChrunch, Pendiri startup ini memulai idenya setelah mereka menemukan bagian dari akunting menjadi bagian paling 'menyakitkan' dari startup mereka sendiri. Dan muncullah robot yang akan mengurus segala urusan akuntan. Entah Anda mempercayakan ke aplikasi software akuntan yang dibuat oleh orang yang berfikir pekerjaan akuntan adalah yang paling terberat atau tidak percaya itu terserah Anda.

Smacc bergabung dengan aplikasi software berbasis 'cloud-based' lainnya seperti Xero dan Crunch Accounting, tetapi yang membuat mereka berbeda adalah otomatisasi level tinggi dalam urusan akunting dan finansial yang biasanya perusahaan input secara manual.

"Sekarang Anda memiliki semua yang Anda butuhkan untuk perencanaan likuiditas dan laporan pendapatan/beban secara real-time dalam perangkat Anda tanpa perlu input data diri Anda atau menunggu untuk akun eksternal Anda untuk melakukannya secara otomatis untuk Anda di akhir bulan" ucap Erxleben.

Bagaimana cara kerjanya?. Pelanggan mengirimkan tanda terima mereka ke Smacc, dimasukkan ke dalam format yang dapat dibaca mesin, mengenkripsi, kemudian mengalokasikannya ke sebuah akun. Platform ini secara bertahap juga akan mempelajarinya, melacak faktur, penjualan dan biaya, serta likuiditas mereka.

Tidak hanya industri akuntansi saja yang mengalami hal ini. Mungkin dimasa depan robot akan menjadi pekerja biasa yang menggantikan kedudukan manusia, termasuk yang menulis artikel ini. Mungkin saja yang menulis artikel ini adalah robot, tetapi untungnya tidak.

Nah, bagaimana menurutmu?

 

Tidak ada komentar

Patuhi aturan dalam berkomentar. Komentar yang mengandung SARA, kekerasan, dan sebagainya akan dihapus. Komentar disesuaikan dengan topik yang dikomentari. Terima kasih.