Header Ads

Aplikasi Android dan iOS Akan Diporting Di Windows 10

[caption id="" align="aligncenter" width="614"]Universal Windows Platform Universal Windows Platform[/caption]

At the BUILD 2015, Microsoft gave a special surprise for the developers of Android and iOS with the introduction of Project Astoria and Project Islandwood bridging applications that is only available on Play Store and Apps Store, can be run on Windows 10 later or it can also be called Universal Windows Platform.

In this way, Microsoft invites developers Android and iOS to bring their applications to Windows 10 without having to recreate that require recoding again to be able to run on Windows and just use the same code on the application they made. Microsoft also provides a tool for developers that will also optimize the performance of they applications on Windows.

During the presentation, with a tool which will be given to Microsoft, Android application developers will be able to use Java and C++ code in Windows 10, while iOS developers will be able to use Objective C code in Windows 10. It can also minimize the "app gap" (the difference between the number of applications between Windows Phone and Android/iOS) that long plagued on Windows Phone

“We want to enable developers to leverage their current code and current skills to start building those Windows applications in the Store, and to be able to extend those applications,” Microsoft’s Terry Myerson tells The Verge. “Initially it will be analogous to what Amazon offers… If they’re using some Google API… we have created Microsoft replacements for those APIs.”


But, on the other hand there are limitations. According to Kevin Gallo (one of the guys from Microsoft) application porting an outcome is certainly not able to use some of the latest features of Windows 10 like Continuum that can only be made by creating native Windows 10 application.

In addition, the porting process is not as smooth as expected if the application is ported too much dependent on Google services. If the application that you want to be ported too much on the specific services are only available on Android, developers automatically have to slightly adjust their code to be ported to Windows 10 apps.

But iOS developers more fortunate than Android developers in porting apps though has its limitations as well. IOS's many specific services can run smoothly on Windows 10 because many do not depend on Apple's own service.

How about that? comment below. :)[caption id="" align="aligncenter" width="614"]Universal Windows Platform Universal Windows Platform[/caption]

Pada acara BUILD 2015 lalu, Microsoft memberi kejutan spesial bagi para developer Android maupun iOS dengan memperkenalkan Project Astoria dan Project Islandwood yang menjembatani aplikasi yang hanya hadir di Play Store dan Apps Store, dapat dijalankan di Windows 10 kelak atau juga dapat disebut Universal Windows Platform.

Cara ini mengajak para developer aplikasi Android dan iOS untuk membawa aplikasinya ke Windows 10 tanpa harus membuat ulang yang memerlukan recoding lagi untuk dapat dijalankan di Windows dan hanya menggunakan kode yang sama pada aplikasi yang dibuat. Microsoft juga memberi alat untuk para developer yang nantinya juga akan mengoptimalkan kinerja aplikasinya di Windows.

Selama presentasinya, dengan tool yang akan diberikan Microsoft, developer aplikasi Android akan dapat menggunakan kode Java dan C++ di Windows 10, sementara pengembang iOS akan dapat menggunakan kode C Objective pada Windows 10. Cara ini juga dapat meminimalisir "gap app" (selisih jumlah aplikasi antara Windows Phone dan Android/iOS) yang lama mengganggu Windows Phone

"Kami ingin membantu developer untuk memanfaatkan kode mereka saat ini dan keterampilan saat ini untuk mulai membangun aplikasi Windows di Store, dan untuk dapat memperluasnya lagi, (Terry Myerson dari Microsoft mulai menjelaskannya) awalnya akan sejalan dengan apa yang ditawarkan oleh Amazon... Jika mereka menggunakan Google API... kami juga telah membuat jembatannya untuk API tersebut"


Tapi, disisi lain ada keterbatasannya. Menurut Kevin Gallo (salah satu orang dari Microsoft) aplikasi hasil porting an ini tentu tidak dapat menggunakan beberapa fitur-fitur terbaru dari Windows 10 seperti Continuum yang hanya bisa dibuat dengan membuat aplikasi native Windows 10.

Selain itu juga, proses porting tidak semulus yang diharapkan jika aplikasi yang di porting terlalu banyak bergantung dengan layanan Google. Jika aplikasi yang ingin di porting terlalu banyak pada layanan spesifik yang hanya tersedia di Android, otomatis developer harus sedikit menyesuaikan kode mereka agar bisa di porting menjadi Windows 10 apps.

Namun developer iOS lebih beruntung dibandingkan developer Android dalam hal porting apps ini meskipun memiliki keterbatasan juga. Banyak layanan spesifik milik iOS bisa berjalan mulus di Windows 10 dikarenakan banyak yang tidak bergantung kepada layanan Apple itu sendiri.

Bagaimana? Mengejutkan bukan? apa pendapatmu tentang langkah ini? tulis komentarmu dibawah ini. :)

Tidak ada komentar

Patuhi aturan dalam berkomentar. Komentar yang mengandung SARA, kekerasan, dan sebagainya akan dihapus. Komentar disesuaikan dengan topik yang dikomentari. Terima kasih.